Tokyo (æ±äº¬; TÅkyÅ, harafiah: ibu kota timur) adalah ibu kota Jepang sekaligus daerah terpadat di Jepang, serta daerah metropolitan terbesar di dunia berdasarkan
jumlah penduduknya (33.750.000 di perkotaan dan sekitarnya).
Sekitar 12
juta orang tinggal di Tokyo dan ratusan ribu lainnya berpulang pergi setiap
hari dari daerah sekitarnya untuk bekerja dan berbisnis di Tokyo. Tokyo adalah
pusat politik, ekonomi, budaya dan akademis di Jepang serta tempat tinggal kaisar Jepang dan kursi pemerintahan negara, dan
sekaligus merupakan pusat bisnis dan finansial utama untuk seluruh Asia Timur.
Tokyo
mempunyai jauh lebih sedikit gedung pencakar langit dibandingkan dengan kota
lain yang seukurannya karena peraturan konstruksi gempa buminya. Bangunan di Tokyo kebanyakan
terdiri dari apartemen tingkat rendah (6 hingga 10 lantai) dan rumah keluarga
yang sempit. Tokyo juga merupakan lokasi sistem transportasi massal paling kompleks
di dunia, dan
terkenal akan jam-jam sibuknya yang padat.
Tokyo secara
harafiah berarti "ibu kota timur" dalam bahasa Jepang, arti yang berlawanan dengan ibu
kota lama di barat, Kyoto, yang dinamakan "saikyo",
berarti "ibu kota barat" untuk jangka waktu yang pendek pada abad ke-19. Hingga tahun 1870-an, Tokyo bernama "Edo". Ketika pusat kekaisaran berpindah dari Kyoto
ke Edo, namanya pun diganti.
Perayaan
festival di Tokyo.
Tokyo
memiliki banyak museum. Di Taman Ueno ada empat museum nasional: Museum
Nasional Tokyo, museum
terbesar di negara yang khusus untuk seni tradisional orang Jepang; Museum Nasional Seni
Barat; dan Museum Nasional Tokyo
Seni Modern, dengan
koleksi-koleksi seni modern Jepang serta lebih 40.000 film-film Jepang dan
asing.Di Taman Ueno juga terdapat Museum Sains Nasional dan Kebun
Binatang Ueno.
Museum-museum lain meliputi Museum Seni Nezu di Aoyama; Museum Edo-Tokyo di Sumida yang melintasi Sungai Sumida dari pusat Tokyo; dan Perpustakaan Parlemen Jepang, Arsip Nasional, dan Museum Nasional Seni
Modern, yang
bertempat di dekat Istana Kekaisaran Tokyo.
Di Tokyo
juga ada banyak teater pementasan, termasuk teater milik negara dan swasta
untuk drama Jepang, baik tradisional (seperti noh dan kabuki) maupun modern. Orkestra simfoni dan bermacam-macam
organisasi musik mendendangkan musik modern dan tradisional di sini. Tokyo juga
menjadi tuan rumah acara musik
pop dan rock Jepang dan internasional di
berbagai tempat, dari klub malam hingga arena terkemuka internasional seperti Nippon Budokan.
Di seluruh
Tokyo juga diadakan beraneka festival. Contohnya adalah perayaan SannÅ di Kuil Hie, Sanja dan Kuil Asakusa, dan festival dwitahunan Kanda Matsuri. Perayaan Kanda meliputi
arak-arakan mikoshi dan ribuan orang yang menyambutnya.
Pada hari Sabtu terakhir setiap bulan Juli, pertunjukan kembang api besar-besaran di atas Sungai Sumida menarik lebih sejuta penonton. Bila
bunga sakura berkembang pada musim semi,
penduduk Tokyo berkumpul di Taman Ueno, Taman Inokashira, dan Kebun Negara Shinjuku Gyoen untuk berpiknik di bawah pohon
bunga itu.
Masakan di
Tokyo dipuji di seluruh dunia. Pada November 2007, Michelin mengeluarkan panduan untuk rumah
makan terbaik di Tokyo, yang meraih sejumlah 191 bintang, yaitu dua kali yang
diraih oleh pesaing terdekatnya, Paris. Delapan tempat makan dikaruniai penghargaan hingga
tiga bintang (Paris ada 10), sedangkan 25 lagi menerima dua bintang, dan 117 lagi
mendapat satu bintang. Di kalangan delapan tempat makan besar itu, tiga buah
menghidangkan masakan Jepang tradisional, dua lagi adalah toko sushi dan tiga yang selebihnya adalah restoran masakan
Perancis.